CATEGORIES

Publish on September 1st, 2018 under Category Hiburan|Komentar Dinonaktifkan pada Model Ini Ngaku Jadi DJ Sering di Godain Cowok Nakal

Model Ini Ngaku Jadi DJ Sering di Godain Cowok Nakal

Jakarta, jurnalisbelanegara.com-
Menjalani pekerja malam menjadi DJ di caffe yang pulang kerjanya hingga menjelang pagi, itu resiko yang harus disyukuri. Carla mengaku kalau dirinya sebagai DJ sering digodain cowok nakal.

“Kerja jadi DJ itu enak ga enak, jadi nikmatin aja,”kata cewek cantik berusia 21 tahun yang juga seorang foto model di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (1/9/2018)

Gadis yang bernama asli Ayu Dwi Lestari dan kerap dipanggil Carlavyca Ochie Lestari itu mengaku, sebagai DJ dia harus bekerja dari jam 24.00 hingga pukul 03.00 Wib pagi hari.

Cita citanya yang ingin menjadi foto model profesional ini lebih di kenal orang sebagai DJ Caffe. Padahal keinginnya sih orang mengenal dia sebagai foto model.

Putri dari pasangan suami-istri yaitu Ismed Riyadi dan Santi Novita mengaku menjadi DJ itu atas kemauan dia sendiri tetapi kedua orang tua dia serta saudaranya juga telah mengetahui pekerjaan yang digelutinya.

“Saya jadi DJ ini sudah berjalan 8 bulan karena terinspirasi oleh DJ Una, “jelas Carla yang dirinya ingin merambah kedunia akting perfilman. (rc)

Publish on September 1st, 2018 under Category Hiburan|Komentar Dinonaktifkan pada Devita Ingin Jadi Modelnya Motor Sport

Devita Ingin Jadi Modelnya Motor Sport

Jakarta, jurnalisbelanegara.com-
Inginnya menjadi foto model motor sport yang nangkring di atas kendaraan roda dua merupakan impiannya hingga saat ini. Karena itu, Devita Sari tidak mundur untuk hal itu karena bagaimanapun juga menjadi foto model itu sebuah perjuangan baginya.

“Saya suka sekali kalau melihat foto model yang berpose nangkring diatas motor di televisi. Jujur saja mereka itu sengaja bikin hati ngiri kali ya,”ujar Devita seusai pengambilan gambar atau foto dirinya di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (1/9/2918).

Gadis muda belia ini mengaku bahwa terjun sebagai foto model sekarang ini tidak ada seorangpun yang mensuport dirinya.

Dia juga mengatakan kalau hobinya sekarang jepret jepret atau berfoto ria ini datang sendiri dari hatinya.

“Tidak ada kok yang mensuport saya terjun sebagai foto model. Dan jujur ya kalau lenggak lenggok di depan kamera hati ini senennng sekaleee,”ujar putri dari pasangan Prima Ahmad dan Ida Febryanti yang kini tinggal di Perumnas 1 Bekasi. (rc)

Publish on Agustus 31st, 2018 under Category Hiburan|Komentar Dinonaktifkan pada Model Berkulit Eksotis Ini Masih Kuliah di Universitas Mercu Buana

Model Berkulit Eksotis Ini Masih Kuliah di Universitas Mercu Buana

Jakarta, jurnalisbelanegara.com- Menjadi foto model profesional merupakan target mahasiswi Universitas Mercu Buana Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini ke depan. Yuni Suryasih gadis manis berkulit eksotis berusia 22 tahun ini siap untuk meningkatan karirnya di dunia jepret jepret di depan kamera demi tuntutan model profesional.

“Kalau sudah di depan kamera, Senang sekali lho kalau di jepret jepret oleh fotograper,” ujarnya kepada wartawan saat pengambilan foto di Kawasan Kota Tua, Kamis (30/8/2018).

Lanjutnya, Nah kalau sudah begitu pengennya langsung tampil percaya diri dengan berbagai gaya.

“Wouwh pokoknya seru dahhh, Asik gitu lho,” kata putri dari bapak Sitiman dan ibu Siti Choiriyah yang Asli Lampung dan sekarang tinggal di Kalideres, Jakarta Barat.

Yuni mengaku, ingin menjadi foto model adalah datang dari inisiatif sendiri dan tidak ada yang memotivasinya untuk terjun di dunia entertainment.

Gadis manis itu juga mengatakan, untuk pengambilan gambar atau foto foto semua di serahkan kepada fotografer profesional yaitu Ayah Chandra.

“Sebagai foto model selalu ingin sukses menjadi tujuan semua orang, karena itu kalau ada tawaran dari seorang manajer manapun saya siap menerima untuk meningkatkan karir ini,” jelas Yuni yang tidak akan menikah dulu sebelum tercapai cita citanya sebagai foto model profesional. (rc)

Publish on Agustus 30th, 2018 under Category Hiburan, Wisata|Komentar Dinonaktifkan pada Festival Kali Besar Yang di Buka Walikota Ini Banyak Hiburannya

Festival Kali Besar Yang di Buka Walikota Ini Banyak Hiburannya

Jakarta, jurnalisbelanegara.com-Festival Kali Besar dengan tema Batavia In The Past di Kawasan Kali Besar Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat di buka oleh Plh Walikota Jakarta Barat Muhammad Zen, Kamis (30/8/2018). Plh Walikota mengatakan festival ini untuk menyambut Hari Jadi Kota Jakarta dan HUT RI ke-73 yang lalu juga Asian Games yang sedang berlangsung saat ini di Jakarta dan Palembang.

“Acara ini di meriahkan oleh arak arakan karnaval, palang pintu, musik keroncong, musik kolintang, marawis, pagelaran tarian dan musik band,”kata Plh walikota dalam sambutannya.

Sebelumnya, di panggung sembari menunggu walikota hadir acara di isi oleh penyanyi pop dan rock oleh band band ibukota untuk menghibur para pengunjung lalu hiburan di lanjut dengan musik Keroncong Tugu.

Festival Kali Besar ini di gelar dari 30 Agustus hingga 1 September 2018 dengan tujuan memberi hiburan bagi para pengunjung atau wisatawan Kawasan Kota Tua.

Pengunjung yang datang disinipun juga akan dapat menikmati jajanan produk Usaha Kecil Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (UMKMP) Jakarta Barat yang berada di lokasi stand-stand yang berjejeran.

Acara Festival Kali Besar akan berlangsung hingga malam hari yaitu pada pukul 22.00 Wib.

“Sayang kalau kita tidak menghadiri acara yang baru pertama kali di adakan di Kali Besar ini,” kata Guido Quiko pemilik Keroncong Tugu Cafrinho. (rc)

Publish on Agustus 30th, 2018 under Category Bisnis, Hiburan|Komentar Dinonaktifkan pada Musik Keroncong Ternyata Masih Eksis Lho

Musik Keroncong Ternyata Masih Eksis Lho

Jakarta, jurnalisbelanegara.com- Musik asli nenek moyang Keroncong Toegoe masih menjadi andalan Indonesia di pentas seni Indonesia di Tokyo Jepang belum lama ini. Guido Quiko pemilik Keroncong Tugu Cafrinho hingga sampai sekarang merasa optimis bahwa keroncongnya tidak akan termakan zaman.

“Mempertahankan tradisisi nenek moyang di seni musik keroncong menjadi motivasi saya,”ujarnya di Jakarta Utara, Rabu (29/8/2018).

Lanjutnya, Kalau ada acara pemerintah ataupun swasta khususnya di Jakarta Keroncong Toegoe tidak ketinggalan dalam mengisi acara. Bahkan di daerah terpencil sekalipun pertunjukan keroncong selalu mendapat sambutan positif.

Guido mengaku di tempat tinggalnya di daerah kampung Toegoe daerah Semper Jakarta Utara tempat lahirnya kesenian keroncong itu dia sudah mempersiapkan generasi penerusnya di kesenian ini.

“Kalau yang aktif ada 15 orang tetapi semuanya ada 40 orang dan semangat mereka berlatih sangat luar biasa,” kata dia.

Untuk perbendaharaan lagu dalam pentas pertunjukan di manapun Bos Entertainment ini selalu menyiapkan di atas 100 lagu tetapi biasanya hanya sekitar 30-40 lagu saja yang di pakai selama 2 jam.

Bulan Juli yang lalu tanggal 27-30 Keroncong Toegoe tampil di Jepang bersama kesenian lain Indonesia yang di antaranya Musik Angklung, Tari Betawi, Musik kreatif, Band Gigi dan produk UMKM.

Tetapi menurut Guido, musik Keroncong ini seharusnya di tempatkan di tempat yang layak oleh pemerintah Indonesia, karena demi untuk melestarikan budaya seni musik Indonesia.

“Mana ada sih musik keroncong itu di angkat di TV atau Radio secara berkesinambungan agar bisa masyarakat tahu bahwa musik asli ini sampai sekarang masih bertahan,”ujar pria yang asli keturunan Portugis berkeluh kesah karena musik keroncong tetap eksis tetapi tidak di beri ruang media. (rc)

BISNIS

Mari Belanja Sambil Beramal
Agustus 31st, 2018
Miniso Hadir Di JFW 2017
Oktober 24th, 2017

Copyright © Jurnalis Bela Negara. All Rights Reserved. Template by Press3g.com

Merdeka dan Merakyat