CATEGORIES

Publish on Agustus 31st, 2018 under Category Kuliner|Komentar Dinonaktifkan pada Yayasan Dana Bantuan Membina 600 Orang Tua Lanjut Usia

Yayasan Dana Bantuan Membina 600 Orang Tua Lanjut Usia

Jakarta, jurnalisbelanegara.com- Menjadi pengurus orang tua lanjut usia atau lansia memerlukan kesabaran dan kecerdasan di Yayasan Dana Bantuan di Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan. Leonie Anggraeni Ahmad mengaku menjadi relawan lansia dia harus mengorbankan waktu dan tenaga untuk para lansia.

“Ada 600 orang tua atau lansia non panti yang di bina oleh Yayasan Dana Bantuan,”kata Leonie kepada wartawan di stand pameran produk produk orang tua lanjut usia, Jumat (31/8/2018).

Papar Leonie, lansia ini memang di ajarkan kreatif oleh Yayasan Dana Bantuan agar mereka tidak merasakan kesepian di hari tua dan selalu tetap sehat.

Mereka membuat pekerjaan tangan lalu di jual melalui pengurus yayasan dan hasilnya 100 persen tidak di potong sama sekali oleh pengurus yang memasarkan produk kerajinan mereka.

“Kami tidak pernah memotong hasil penjualan itu, karena uangnya kami serahkan langsung kepada mereka. Kami hanya menawarkan sebaiknya uang itu di gunakan sebaik-baiknya yaitu untuk membeli obat-obatan,”kata ibu yang tetap cantik dan sehat di usia 76 tahun itu.

Lanjut Leonie, tetapi biasanya para lansia selalu menggunakan uangnya untuk membeli obat untuk mengobati penyakit yang mereka rasakan, seperti obat untuk jantung, darah tinggi, sesak nafas, batuk dan sebagainya.

Mereka para lansia ini umumnya mereka tinggal di lorong lorong perkampungan yang sempit di lima wilayah DKI Jakarta, seperti di Johar Jakarta Pusat yang kalau masuk ke wilayah ini kita bisa belok belok sampai 10 lorong.

Mereka adalah lansia marjinal yang umumnya tidak mempunyai keluarga lagi, tetapi ada juga keluarga mereka yang sengaja meninggalkannya.

Para lansia yang kebanyakan asal Betawi ini mereka pandai membuat kerajinan tangan seperti boneka ondel ondel, tas bermotif batik, hijab atau kerudung, gantungan kunci, sarung bolpoin, sarung dompet juga cemilan rempeyek, bistik crispi dan sebagainya.

Di ajang pameran Festival Kali Besar ini para lansia binaan Yayasan Dana Bantuan, mereka menitipkan produknya kepada pengurus yayasan dengan nama produk yaitu Pusaka. (rc)

Publish on Oktober 26th, 2017 under Category Kuliner|Komentar Dinonaktifkan pada Walikota Dukung Kampanye Gerakan Makan Ikan

Walikota Dukung Kampanye Gerakan Makan Ikan

Jakarta, press3g.com- Membangkitkan semangat anak-anak untuk mengkonsumsi ikan menjadi target utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pemenuhan gizi masyarakat. Walikota Jakarta Utara, Husein Murad mengatakan, ikan memiliki protein yang tinggi dan asupan gizi sehingga dianjurkan untuk rutin dikonsumsi.

“Biar anak tidak bosan, para orang tua harus pintar dalam mengolah ikan dengan menu yang beragam sehingga anak-anak akan tertarik untuk mengkonsumsi ikan. Dengan makan ikan secara rutin dapat menambah kecerdasan otak,” tutur Husein Murad saat mengkampanyekan Gerakan Makan Ikan di SDN 02 Marunda, Kecamatan Cilincing, Kamis (26/10).

Sebanyak 1.166 siswa SD yang berada di wilayah Kelurahan Marunda diikut sertakan dalam Kampanye Gerakan Makan Ikan yang diselenggarakan Sudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara. Berbagai hiburan menarik juga disiapkan untuk meramaikan kegiatan tersebut.

Kampanye Gerakan Makan Ikan tersebut adalah bentuk kerjasama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Sudin KPKP Jakut yang bertujuan untuk mengenalkan dan membiasakan budaya makan ikan yang tinggi akan protein.

“Kegiatan ini harus terus digencarkan agar anak-anak semakin menyukai menu olahan ikan yang bisa dikreasikan menjadi bakso ikan, nugget dan sebagainya,” ungkap Walikota didampingi Kasudin KPKP Jakut, Rita Nirmala, Camat Cilincing, Purnomo, Lurah Marunda, Hilda Damayanti dan jajaran terkait lainnya. (Har)

Publish on Agustus 20th, 2017 under Category Beranda, Kuliner|Komentar Dinonaktifkan pada Resto Apung Muara Angke Mulai Pembangunan

Resto Apung Muara Angke Mulai Pembangunan

Jakarta, press3g.com- Sebanyak 29 pedagang ikan bakar yang berlokasi di Pujaseri (pusat jajan serba ikan) Muara Angke akan di pindahkan ke Resto Apung. Rencananya, pemindahan setelah pembangunan resto yang dibangun Astoria rampung dalam 11-15 bulan kedepan.

“Pembangunan jangan terlalu lama, kalau bisa secepatnya selesai, kasihankan para pedagang kuliner, kalau mereka terlalu lama berada dipenampungan” kata Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat dalam acara Ground Breaking Resto Apung, Minggu, (20/8/2017) di kawasan Pujaseri, Muara Angke, Jakarta Utara.

Selain meminta agar proyek pembangunan Resto Apung jangan terlalu lama di kerjakannya, Djarot juga meminta kontraktor, agar memberikan hasil pembangunan Resto Apung yang sama dengan gambar proyek yang terpampang dalam acara peresmian dimulai pembangunan proyek tersebut.

Menurut Djarot, Resto Apung akan di fasilitasi dengan pola lingkungan yang baik, agar para wisatawan kuliner yang datang ke Muara Angke dapat menikmati suasana yang menyenangkan dan bisa datang kembali sembari pulang dapat mempromosikan wisata kuliner ikan bakar tersebut ke daerah mereka.

Pola lingkungan yang baik itu, diantaranya, tempat parkir yang bersih, tertata rapi, aman dan nyaman. Dan juga tidak menyebarkan bau parfum yang sangat menyengat.

“Karena itu, Saya berharap nantinya Resto Apung setelah jadi, jangan menyebarkan bau parfum,” ujar Djarot sembari berpesan agar budaya gemar makan ikan di tanamkan kepada anak anak kita.

Sementara itu, Kepala UPT UP3 (Unit Pengelolaan Pelabuhan Perikanan) Muara Angke A. Cholid menyatakan, sangat setuju dengan usulan gubernur, agar proyek jangan terlalu lama. Mengingat, ini akan berimbas dengan sepinya para pengunjung yang ingin datang ke tempat destinisi pesisir pantai Jakarta Utara.

“Saya setuju saran gubernur, agar proyek pembangunan Resto Apung itu dalam waktu 9-10 bulan sudah selesai,” kata Cholid. (co/larty)

Publish on Agustus 13th, 2017 under Category Beranda, Kuliner|Komentar Dinonaktifkan pada OK OCE Jagakarsa Bikin Pelatihan Dasar “Bisnisku Jiwaku”

OK OCE Jagakarsa Bikin Pelatihan Dasar “Bisnisku Jiwaku”

Jakarta, press3g.com- Menyambut Hari Jadi RI ke-72 Korcam (Koordinator Kecamatan) OK OCE Jagakarsa, Jakarta Selatan menggelar Pelatihan Dasar Bisnis OK OCE di depan Kelurahan Cipedak, JL. Pinding Cipedak Jagakarsa, Minggu, (13/8/2017).

“Pelatihan Dasar Bisnisku Jiwaku Ok Oce ini gratis, dan juga dimeriahkan dengan Bazaar UMKM Jagakarsa Binaan Ok Oce M16,” jelas Ketua Korcam Jagakarsa Susilawati Soehoed dalam undangan elektroniknya.

Hadir dalam pemateri acara, Dr. Ririn Wulandari, SE, MM (Founder OK OCE Melawai) dan Prof. Indra Uno selaku Penasehat OK OCE.

Dalam bazzar ini, pihak panitia hanya menyediakan area atau tempat bazzar di sepanjang jalan depan Kelurahan Cipedak.

Peserta bazzar hanya dikenakan biaya kebersihan Rp 30.000 per lapak dengan meja-kursi yang dibawa sendiri oleh peserta sendiri.

Dalam bazzar kuliner Binaan Ok Oce M 16 ini berbagai usaha perumahan terdapat disini, seperti Kebab Maryam Salad, Seafood, Produk Jamu, Produk Coklat dan lainnya.

“Peserta Bazaar ini diutamakan UMKM Cipedak,” kata Susilowati yang akrab disapa Bunda Susi.

Sebelumnya dalam Lomba Kreasi Menghias Tumpeng Tim Bulan Bersinar dari Binaan Ok Oce M 16 ini juga menggondol juara 2 di kantor DPP Gerindra, Jl. RM. Harsono, Ragunan, Ps. Minggu, Jakarta Selatan. (Rico Aprillia)

Publish on Juli 20th, 2017 under Category Beranda, Kuliner|Komentar Dinonaktifkan pada Festival Kuliner Tampilkan Sega Lengko

Festival Kuliner Tampilkan Sega Lengko

Cirebon, press3g.com- Festival Sega (Nasi) Lengko Cirebon ternyata diminati banyak peserta. Dari 100 peserta yang di undang ternyata hadir 133 peserta yang ikut festival itu.

“Nasi lengko makanan khas Cirebon ini terangkat namanya juga karena makanan khas ini di sajikan di hotel-hotel berbintang. Para pecinta kuliner, baik turis lokal maupun turis luar negeri selalu memburu makanan khas Cirebon ini” ujar Erni Astuti istri Walikota Cirebon dalam sambutannya di acara Festival Kuliner Cirebon 2014 di …belum lama ini.

Festival di ikuti oleh kelompok ibu-ibu PKK Se-Kota Cirebon, Bhayangkari, Kowal Lanal, Kowad Korem 063 Sunan Gunung Jati, Hotel Prima. Hotel Tryas juga para penjual sega lengko kaki lima.
Tim penilai selain pemerintah kota, cheff hotel juga dari pencinta kuliner.

Penilaian Sega Lengko, ada 3 kriteria yaitu, pertama kekompakkan dari peserta dalam meracik secara keseluruhan sampai menjadi sega lengko.

Kedua, tekstur penyajian tampilan dan bentuk sega lengko yang rasanya paling nikmat.

Ketiga, katagori group paling heboh di lihat dari kostum yang di gunakan peserta serta yel yel yang di suarakan dan kekompakan peserta tim. (Rico DR)

BISNIS

Mari Belanja Sambil Beramal
Agustus 31st, 2018
Miniso Hadir Di JFW 2017
Oktober 24th, 2017

Copyright © Jurnalis Bela Negara. All Rights Reserved. Template by Press3g.com

Merdeka dan Merakyat