Statement Cases for Essays

Authorship a college scholarship essay might be a daunting work, but by pursuing some easy directions it might be an excellent experience. T...

On Paper Faculty Forms, software Program...

Program itself may give you the opportunity to offer in-depth academic and occupation background. Many pupils that have occupations don't me...

The Insider Secrets for Hello World

The Insider Secrets for Hello World You will carry on to let it operate since you stop by this next report. Nothing might have assisted th...

How-to Meeting To Get A Part-Time Job

Do not be individual assaults, when you're creating on any issue which is joined to a specific section never offer remarks that may wind up ...

Publish on Juli 20th, 2017 under Category Beranda, Bisnis|Komentar Dinonaktifkan pada Kapal Otok-Otok Masih Bisa Bersaing Dengan Mainan Import

Kapal Otok-Otok Masih Bisa Bersaing Dengan Mainan Import

Jakarta, press3g.com- Tidak banyak penjual mainan tradisional sekarang ini di temukan di Jakarta, tetapi Supari tetap setia menjajakan dagangan kapal mainan yang terbuat dari bahan baku seng, yang hingga sampai sekarang orang menyebutnya kapal otok-otok.

Kapal otok-otok atau kapal mainan ini tidak kalah menariknya dengan mainan import dari luar negeri yang lagi booming, karena kapal ini juga dapat berlayar berputar-putar di atas baskom air, sehingga tetap saja menarik bagi anak-anak atau pembelinya.

“Kapal mainan ini dinamakan kapal otok-otok, karena bunyinya otok-otok yang bahan-bakarnya dari minyak sayur, sumbu dan api kecil. Itu yang menyebabkan bunyi otok-otok” kata Supari ketika di temui di area bazar dan santunan yatim-piatu di Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Minggu (9/4/2017).

Supari menjelaskan, pembuatan kapal mainan ini agak rumit, karena prosesnya yang dikerjakan secara manual dan harus teliti serta hati-hati, sebab bahan baku kapal mainan ini 90 persen dari seng yang pinggirannya sangat tajam ketika di potong-potong.

Setelah bahan baku dipotong-potong sesuai seluruh badan atau bodi kapal oleh alat potong atau gunting, maka proses selanjutnya adalah proses mematri dan pengecatan untuk mewarnai. Proses pembuatan ini, belum tentu sehari langsung jadi sebuah kapal, ini membutuhkan waktu satu minggu untuk pengerjaan dua kodi kapal atau 40 buah kapal-kapal mainan.

Ayah dari dua orang anak yang asli Cirebon ini mengaku, bahan baku kapal otok-otok ini dibelinya di Bandung dan di bikinnya di Palimanan, Cirebon yang terkenal dengan home industry mainan anak-anak.

Supari menjajakan kapal mainan ini hingga ke Semarang, Jawa Tengah dan sudah berjalan sembilan tahun, ia tidak ikutan pamannya membuat kapal tersebut.

Ia mengaku, hampir setiap berdagang ia membawa 100 kapal atau lima kodi kapal (satu kodi sama dengan 20 kapal) tetapi mainan itu belum tentu habis semua.

“Tetapi lumayanlah, kalau ada acara-acara yang seperti ini, untuk modal saja sudah balik. Tinggal mencari kelebihan buat anak istri di kampung” ujar Supari yang menjual kapal otok-otoknya dengan harga antara 10-15 ribu rupiah.(fin)

BISNIS

Mari Belanja Sambil Beramal
Agustus 31st, 2018
Miniso Hadir Di JFW 2017
Oktober 24th, 2017

Copyright © Jurnalis Bela Negara. All Rights Reserved. Template by Press3g.com

Merdeka dan Merakyat